Apa saja nama bagian pintu rumah? Pintu tidak hanya terdiri dari daun pintu dan kusen. Di dalam sebuah sistem pintu terdapat berbagai komponen seperti handle, latch, engsel, kunci, grendel, escutcheon, strike plate, hingga bagian-bagian lain yang memiliki fungsi berbeda.
Mengetahui nama bagian pintu dan fungsinya akan memudahkan Anda ketika ingin melakukan perawatan, memperbaiki kerusakan, mengganti komponen, atau memilih aksesoris pintu yang sesuai.
Hal ini terutama penting pada pintu kayu, karena selain membutuhkan perawatan pada permukaan dan materialnya, beberapa komponen pintu juga perlu diperiksa secara berkala agar pintu tetap berfungsi dengan baik.
Lalu, bagian pintu apa saja yang perlu diketahui? Berikut nama-nama bagian pintu rumah lengkap beserta fungsi masing-masing.
Nama Bagian Pintu Rumah dan Fungsinya
1. Handle atau Gagang Pintu

Handle pintu atau gagang pintu merupakan bagian yang digunakan untuk membuka dan menutup pintu. Komponen ini bekerja dengan mekanisme pengunci seperti latch yang bergerak ketika handle diputar atau ditekan.
Handle pintu tersedia dalam berbagai bentuk dan desain, mulai dari model lever, bulat, minimalis, klasik, hingga model khusus yang dapat dibuat sesuai kebutuhan.
Selain memiliki fungsi praktis, handle juga menjadi salah satu aksesoris yang dapat memengaruhi tampilan pintu secara keseluruhan.
Jadi, apa nama gagang pintu? Umumnya disebut door handle atau door lever, tergantung jenis dan bentuknya.
2. Latch Pintu

Latch pintu adalah bagian mekanisme pengunci yang berbentuk seperti batang atau lidah logam yang keluar-masuk dari sisi daun pintu.
Ketika handle ditekan atau diputar, latch akan tertarik ke dalam sehingga pintu dapat dibuka. Ketika handle dilepas, latch kembali ke posisi semula dan masuk ke bagian penerima pada kusen.
Jika Anda melihat bagian logam yang bergerak maju-mundur ketika handle digunakan, bagian tersebut umumnya adalah door latch.
Latch berbeda dengan deadbolt. Latch digunakan sebagai mekanisme pengunci dan penahan pintu ketika pintu ditutup, sedangkan deadbolt merupakan mekanisme penguncian yang lebih kuat dan biasanya dioperasikan menggunakan kunci atau thumb turn.
3. Lubang Kunci atau Lock Cylinder

Lubang kunci merupakan bagian yang digunakan untuk memasukkan kunci pada sistem penguncian mekanis.
Pada jenis pintu tertentu, bagian ini disebut lock cylinder atau key cylinder. Letaknya biasanya berada di dekat handle pintu.
Ketika kunci diputar, mekanisme di dalam cylinder akan menggerakkan sistem penguncian, termasuk deadbolt pada jenis kunci tertentu.
Perlu diketahui bahwa lubang kunci, lock cylinder, dan deadbolt merupakan bagian yang berbeda meskipun saling berhubungan dalam sistem penguncian pintu.
4. Deadbolt
Deadbolt merupakan bagian pengunci berbentuk batang logam yang bergerak keluar dari sisi daun pintu dan masuk ke bagian pengunci pada kusen.
Berbeda dengan latch yang biasanya dapat digerakkan menggunakan handle, deadbolt umumnya dioperasikan menggunakan kunci atau mekanisme pengunci dari dalam.
Deadbolt berfungsi memberikan pengamanan tambahan pada pintu dan banyak digunakan pada pintu rumah, kamar, maupun pintu yang membutuhkan tingkat keamanan lebih tinggi.
5. Escutcheon Pintu

Escutcheon adalah pelat atau penutup yang berada di sekitar handle atau lubang kunci.
Fungsinya antara lain menutupi bagian dasar mekanisme handle atau cylinder sehingga tampilan pintu menjadi lebih rapi. Selain fungsi estetika, escutcheon juga dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap bagian mekanisme kunci.
Bentuk escutcheon dapat berupa pelat memanjang, bulat, persegi, atau mengikuti desain handle yang digunakan.
6. Lockcase
Lockcase adalah rumah atau wadah yang berada di dalam bagian daun pintu dan menampung berbagai mekanisme penguncian.
Di dalam lockcase dapat terdapat komponen seperti latch, deadbolt, spindle, dan mekanisme penggerak lainnya, tergantung jenis kunci yang digunakan.
Karena berada di dalam daun pintu, komponen ini tidak selalu terlihat dari luar.
7. Strike Plate
Strike plate adalah pelat logam yang dipasang pada kusen pintu, tepat di area tempat latch atau deadbolt masuk ketika pintu ditutup.
Fungsi strike plate adalah menerima dan menahan latch atau deadbolt agar pintu dapat tertutup dan terkunci dengan baik.
Komponen ini sering kali terlihat sederhana, tetapi pemasangannya harus tepat agar mekanisme penguncian dapat bekerja dengan lancar.
8. Daun Pintu

Daun pintu adalah bagian utama yang bergerak ketika pintu dibuka dan ditutup.
Istilah ini merujuk pada bidang atau panel pintu yang menjadi bagian utama dari konstruksi pintu. Daun pintu dapat dibuat dari berbagai material, seperti kayu solid, engineered wood, HDF, aluminium, PVC, kaca, maupun kombinasi beberapa material.
Pada pintu kayu, daun pintu dapat memiliki konstruksi panel, konstruksi solid, engineering wood, atau jenis lainnya sesuai kebutuhan.
9. Panel Pintu
Panel pintu merupakan bagian permukaan atau bidang tertentu pada daun pintu yang digunakan sebagai elemen konstruksi sekaligus dekorasi.
Pada pintu model klasik, misalnya, terdapat beberapa panel yang membentuk pola tertentu. Sementara pada pintu minimalis, panel dapat dibuat lebih sederhana dengan permukaan datar.
Tidak semua jenis daun pintu memiliki panel yang terpisah secara visual karena desain pintu sangat bergantung pada konstruksinya.
10. Kusen Pintu

Kusen pintu adalah rangka yang mengelilingi daun pintu dan menjadi tempat daun pintu dipasang.
Kusen biasanya berada pada bagian kiri, kanan, dan atas pintu. Pada beberapa desain, terdapat bagian ambang di bawah pintu yang melengkapi konstruksi bukaan.
Material kusen dapat berupa kayu, aluminium, PVC, baja, maupun material konstruksi lainnya.
Pada pintu kayu, kusen kayu sering dipilih karena dapat memberikan tampilan yang serasi dengan daun pintu.
11. Engsel Pintu

Engsel merupakan komponen yang menghubungkan daun pintu dengan kusen dan memungkinkan daun pintu bergerak pada poros tertentu.
Ketika pintu dibuka atau ditutup, engsel menjadi titik pergerakan utama antara daun pintu dan kusen.
Jenis engsel sangat beragam, mulai dari butt hinge, pivot hinge, concealed hinge, hingga jenis khusus lainnya.
Jumlah engsel yang digunakan biasanya disesuaikan dengan ukuran, berat, dan konstruksi daun pintu.
12. Grendel Pintu

Grendel pintu merupakan mekanisme pengunci tambahan yang biasanya dipasang secara manual.
Salah satu jenis grendel yang umum dikenal adalah barrel bolt atau slide bolt. Komponen ini memiliki batang pengunci yang digeser ke dalam rumah pengunci.
Grendel dapat dipasang pada bagian atas, tengah, atau bawah pintu sesuai kebutuhan.
Berbeda dengan lockcase yang merupakan bagian dari mekanisme kunci yang berada di dalam pintu, grendel biasanya merupakan aksesoris pengamanan tambahan yang terlihat pada permukaan pintu.
13. Door Stop atau Penahan Pintu

Door stop adalah komponen yang berfungsi membatasi gerakan pintu agar tidak terbuka terlalu jauh dan membentur dinding atau benda lain.
Door stop dapat dipasang pada lantai, dinding, kusen, atau bagian tertentu dari pintu.
Selain membantu melindungi dinding dan pintu, komponen ini juga dapat mengurangi risiko kerusakan pada handle dan engsel akibat benturan.
14. Architrave atau Lis Pintu

Architrave merupakan bagian trim atau lis yang dipasang di sekitar area kusen pintu, terutama untuk menutup celah antara kusen dan dinding sekaligus memberikan tampilan yang lebih rapi.
Dalam desain interior, architrave juga dapat menjadi elemen dekoratif.
Karena itu, ketika mencari architrave adalah apa atau architrave pintu, istilah ini umumnya mengacu pada trim atau lis yang mengelilingi bagian luar kusen.
15. Door Edge atau Pinggiran Pintu
Pinggiran pintu adalah bagian tepi daun pintu yang menjadi batas antara permukaan depan dan belakang daun pintu.
Dalam istilah teknis, bagian ini dapat disebut door edge.
Pada sisi tepi tertentu, terutama sisi tempat mekanisme pengunci berada, terdapat komponen seperti latch dan deadbolt yang keluar-masuk dari daun pintu.
Jadi, jika Anda mencari “pinggiran pintu namanya apa?”, istilah yang dapat digunakan adalah door edge atau tepi daun pintu.
16. Ambang Pintu atau Threshold

Ambang pintu atau threshold adalah bagian yang berada di area bawah bukaan pintu.
Fungsinya dapat membantu menjadi batas antara dua area ruangan, menutup celah di bagian bawah pintu, serta pada desain tertentu membantu mengurangi masuknya debu, air, atau udara dari luar.
Tidak semua pintu menggunakan threshold dengan bentuk yang sama. Desainnya menyesuaikan jenis pintu dan kondisi pemasangan.
17. Spindle Handle
Spindle merupakan batang penghubung yang menghubungkan handle atau lever dengan mekanisme latch di dalam pintu.
Ketika handle diputar atau ditekan, gerakan tersebut diteruskan melalui spindle sehingga latch dapat bergerak masuk.
Komponen ini biasanya tidak terlihat karena berada di dalam mekanisme handle dan lockcase.
18. Rangka atau Frame Pintu
Frame pintu merupakan struktur yang menopang dan menjadi tempat daun pintu dipasang.
Dalam penggunaan sehari-hari, istilah frame dan kusen sering digunakan secara bergantian, meskipun secara teknis penggunaannya dapat berbeda tergantung sistem pintu dan konstruksi yang digunakan.
Pada pintu modern, frame dapat dibuat dari berbagai material dan menggunakan konstruksi yang berbeda sesuai kebutuhan.
Apa Saja Bagian Pintu yang Paling Penting?
Jika disederhanakan, bagian utama yang paling umum ditemukan pada pintu rumah antara lain:
- Daun pintu
- Kusen atau frame
- Engsel
- Handle atau gagang
- Latch
- Lock cylinder
- Deadbolt
- Strike plate
- Escutcheon
- Lockcase
- Grendel
- Architrave
- Door stop
- Threshold
Namun, tidak semua pintu memiliki seluruh komponen tersebut. Jenis dan jumlah bagian pintu bergantung pada desain, material, sistem penguncian, serta fungsi pintu.
Perbedaan Handle, Latch, dan Kunci Pintu
Ketiga istilah ini sering dianggap sama, padahal fungsinya berbeda.
Handle digunakan untuk memegang dan mengoperasikan pintu.
Latch merupakan mekanisme yang menahan pintu tetap tertutup dan dapat ditarik menggunakan handle.
Sementara kunci atau lock cylinder merupakan bagian dari sistem penguncian yang digunakan untuk mengunci atau membuka mekanisme keamanan pintu.
Karena itu, jika handle mengalami kerusakan, belum tentu seluruh sistem kunci harus diganti.
Perbedaan Latch dan Deadbolt
Latch dan deadbolt sama-sama merupakan komponen pengunci, tetapi cara kerjanya berbeda.
Latch biasanya dapat ditarik kembali menggunakan handle sehingga pintu dapat dibuka tanpa menggunakan kunci ketika mekanisme tidak dalam kondisi terkunci.
Deadbolt memiliki mekanisme penguncian tersendiri dan biasanya dioperasikan menggunakan kunci atau thumb turn.
Pada pintu rumah yang membutuhkan keamanan lebih baik, kedua komponen tersebut dapat digunakan secara bersamaan.
Mengapa Mengetahui Nama Bagian Pintu Itu Penting?
Mengetahui nama setiap komponen pintu akan membantu ketika Anda ingin:
- Memperbaiki pintu yang rusak
- Mengganti handle atau gagang pintu
- Mengganti kunci
- Memilih engsel yang sesuai
- Memperbaiki latch yang macet
- Mengganti grendel
- Memilih kusen
- Menentukan jenis aksesoris pintu
- Berkomunikasi dengan tukang atau teknisi
- Menentukan komponen yang perlu dibeli
Misalnya, ketika pintu sulit ditutup, masalahnya belum tentu berasal dari daun pintu. Bisa saja penyebabnya adalah posisi latch, strike plate, engsel, atau kusen yang tidak lagi sejajar.
FAQ Bagian-Bagian Pintu
Apa nama bagian atas pintu?
Bagian atas pintu dapat merujuk pada bagian atas daun pintu, kusen bagian atas, atau komponen trim di sekitar pintu. Pada sistem kusen, bagian horizontal di atas daun pintu sering disebut head jamb.
Apa nama pinggiran pintu?
Pinggiran atau tepi daun pintu dapat disebut door edge. Pada sisi inilah biasanya terdapat mekanisme seperti latch dan deadbolt.
Apa nama gagang pintu?
Gagang pintu umumnya disebut door handle atau door lever, tergantung bentuk dan mekanisme yang digunakan.
Apa nama pegangan pintu?
Pegangan pintu dapat disebut door handle, terutama untuk handle yang digunakan untuk mengoperasikan pintu.
Apa nama bagian kunci pintu?
Sistem kunci pintu terdiri dari beberapa komponen, seperti lock cylinder, latch, deadbolt, lockcase, spindle, escutcheon, dan strike plate. Susunannya bergantung pada jenis kunci yang digunakan.
Apa nama pengunci pintu?
Pengunci pintu dapat berupa latch, deadbolt, grendel, atau mekanisme kunci lainnya. Istilah yang digunakan bergantung pada jenis penguncinya.
Apa itu architrave?
Architrave adalah trim atau lis yang dipasang di sekitar kusen pintu untuk menutup celah antara kusen dan dinding sekaligus memberikan tampilan yang lebih rapi.
Pilih Pintu Kayu Sesuai Kebutuhan
Memahami bagian-bagian pintu tidak hanya berguna ketika melakukan perbaikan, tetapi juga ketika memilih pintu baru.
Jenis material, konstruksi daun pintu, sistem penguncian, kusen, engsel, hingga aksesoris dapat memengaruhi fungsi dan tampilan pintu secara keseluruhan.
Untuk kebutuhan pintu kayu, kusen, serta berbagai kebutuhan material kayu, Anda dapat mempertimbangkan jenis material berdasarkan lokasi pemasangan, desain, tingkat penggunaan, dan kebutuhan proyek.
Citra Kayu menyediakan berbagai pilihan produk dan kebutuhan material kayu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi maupun interior.
Dengan memahami nama dan fungsi setiap bagian pintu, Anda akan lebih mudah menentukan komponen yang tepat, melakukan perawatan, serta berkomunikasi dengan teknisi ketika membutuhkan perbaikan atau penggantian bagian pintu.